Polsek Lekok Berasil Mengamankan Pengedar Pil Koplo.



Pasuruan Jatim,pasuruanbersatu com- Polsek lekok telah ungkap kasus THD, tersangka yang diduga melakukan tindak pidana atas penyalah gunaan atau pengedar obat-obatan berbahaya.

Pada hari senin  tanggal 09 maret  2020  Sekira jam 09.00 wib. Unit reskrim.lekok mendapatkan informasi dari warga  yang bernama WAHYU F.R umur 32 dan HERI Nuryanto serta HOTJIN bahwa di Dsn pendopo  Rt 002/Rw.08 Ds  Rowogempol  kec lekok kab pasuruan tepatnya di dalam rumahnya tersangka  Saudar, SUGIONO bin MUHAMAD umur 38 th  sering di jadikan transaksi / peredaran obat obatan berbahaya atau jual beli pil Kucing. Setelah dilakukan penyelidikan,Pada hari Senin tanggal  tanggal 09 maret  2020. Sekira jam 11.00 wib petugas polsek lekok langsung bergerak ke  rumah Saudara SUGIONO bin MUHAMAD Untuk melakukan penggerebekan / penangkapan tersebut benar adanya. Kemudian unit reskrim  masuk ke dalam rumahnya namun saudara SUGIONO bin MUHAMAD waktu itu melarikan diri. Namun di dalam rumahnya tersebut terdapat istrinya . Setelah itu di lakukan pengeledahan dengan di saksikan oleh ketua RT  yg bernama KHOJIN,

"Petugas berhasil menemukan barang bukti tersebut Kemudian di lakukan pemeriksaan terhadap istrinya dan mengakui bahwa pil tersebut adalah milik suaminya dan suaminya memang jualan barang tersebut.
Pada hari selasa tanggal 14 april 2020",

jam 17. 15 wib unit reskrim polsek lekok kembali mendapatkan informasi bahwa saudara SUGIONO bin  MUHAMAD berada di rumahnya. Petugas Polsek Lekok langsung bergerak ke rumahnya dan saudara SUGIONO bin MUHAMAD berhasil kabur namun kali ini petugas polsek lekok berhasil menangkap saudara SUGIONO bin MUHAMAD di pohon pohon bambu (barongan) sebelah barat rumahnya kemudian saudara SUGIONO bin MUHAMAD di bawa ke Polsek Lekok untuk di mintai keterangan. Dan mengakui bahwa barang yang di sita dari rumahnya  tersebut adalah barang miliknya dan juga mengakui telah menjual pil Tryhexypenidil dan Dextro selama  tiga mingguan. tersangka ditangkap.

Berdasarkan Laporan Polisi : No. LP/ 08/ III/ 2020 / JATIM / POLRES PASURUAN KOTA.tanggal 09 maret 2020 berdasarkan barang bukti yang berupa (satu) buah kaleng warna putih yang di dalamnya terdapat 975 Butir pil warna kuning yang salah satu sisinya bertulisan DMP di duga pil Dextro,

"Dan (satu) buah dompet warna hitam yang ada tulisan ITALY. Di dalamnya terdapat 4  bungkus yang berisikan pil pipih warna putih yang salah satu sisinya berlogo " Y" @  bungkus berisi 5 butir  dengan jumlah 20 butir serta uang tunai sebesar Rp 122.000.

Penyalahgunaan / peredaran obat berbahaya sebagai mana di maksud dalam pasal : 197 sub Pasal 196  UU NOMOR 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan mengembangkan kasus tersebut untuk mencari bandar yang lebih besar.ungkapnya (Ag)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.