Tim Resmob Suropati Ungkap Kasus Penipuan Yang Berkedok Jual Beli Motor Online



Pasuruan jatim,pasuruanbersatu com-Tim- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Kota Pasuruan , berhasil mengungkap kasus penipuan melalui media sosial (medsos) Facebook. selasa 17/12/19


AKBP,Dony Alexander menjelaskan, modus hipnotis online kepada korban seluruh Indonesia awal mula dari polisi adanya laporan polisi tanggal 11 desember adanya laporan inisial Y melaporkan yang bersangkutan merasa di rugikan pelaku melaporkan merasa di tipu oleh pelaku dengan modus alasan yakni memosting di akun Fecbook (FB), dengan menawarkan motor dan sedikitnya ada beberapa orang yang berniat untuk membeli motor tersebut.

Pelaku ada tiga orang yang sudah kita amankan uang kurang lebih tuju juta rupiah dan enam henfon dengan bekerja sama dengan wilayah kepolisian Polda Sulawesi dengan berkordinasi baru kita bisa lakukan penangkapan pelaku penipuan online dengan modus dengan menerima lelang atau membeli lelang dari Badan Lelang, inisial H dengan ini pelaku menipu masyarakat dengan berperan tugas sebagai korban, kurang lebih 50 korban yang di tertipu.

:1 dengan modus sebagai pemilik show room
:2 jasa angkutan dengan bermerek Dakota
:3 karyawan Dakota.
dari sinilah tiga orang menipu masyarakat Indonesia,dan kami menyiapkan posko pengaduan kepada masyarakat.tuturnya


Kasat  Reskrim Polresta Pasuruan kota,  AKP Slamet Susanto mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat melacak pelaku usai menerima laporan penipuan dengan modus jual beli motor, di akun Facebook.tandesnya.
"Pelaku yang inisial MD bersama kawan kawannya melakukan penipuan dengan cara memposting barang jenis motor roda dua untuk di jual. Setelah calon pembeli mentrasfer uangnya, pelaku tidak menyerahkan motor yang sudah di beli, sehingga korban langsung melaporkan pelaku Ke Polresta Pasuruan Kota.

Berdasarkan data yang kami miliki, bahwa 1 orang yang menjadi korban Yu warga Desa Pandhitan Kecamatan Lumbang Pasuruan, namun yang melaporkan hanya satu orang dengan kerugian kurang lebih Rp 20 juta, karena dia pesan motor ,"ungkap Kasat Riskrem


"Saat ini kasus penipuan tersebut sudah masuk pada tahap satu dan pelaku sudah di amankan di Mapolresta Pasuruan sekaligus dengan barang bukti berupa beberapa lembar bukti transfer Bank dengan nominal uang Rp 22 juta dan alat alat rumah tangga yang di beli tersangka dari hasil menipu," ujar Kasat  seraya menyebut, pelaku di ancam dengan KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.tandesnya



PEWARTA: Didik

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.