TK Muslimat NU Dewi Masithoh 2 Metaraman Menggelar Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW



Malang Jatim,pasuruanbersatu com-Taman Kanak-Kanak Muslimat Nu Dewi masithoh 2 Mentaraman menggelar perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW  Desa Mentaraman RT.05 Rw.02 Kecamatan Donomulyo kabupaten Malang (08/11/2019).

Kepala Sekolah TK. Muslimat NU DEWI Masithoh 2 Mentaraman Siti Aminah menyampaikan dalam sambutannya bahwa peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini sebagai wujud syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat yang iman dan islam yang dibawa oleh Nabiullah Muhamad SAW dan tidak lupa Kami dari keluarga besar TK Muslimat NU Dewi Masithoh mengucapkan puji syukur atas lulusnya verifikasi akreditasi dengan nilai A, semoga kedepannya sekolahan kami menjadi panutan bagi sekolah TK yang lain yang ada di kecamatan Donomulyo dan kecamatan yang lainnya didaerah kabupaten Malang.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita laksanakan antara para guru, orang tua siswa dan anak-anak TK, memiliki urgensi untuk menanamkan nilai-nilai keteladan dan akhlak Rasulullah SAW kepada anak-anak kita sejak dini.
Sementara yang membawakan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Abrar Rahman.


"Dalam pemaparannya ia mengajak orang tua santri untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam mendidik anak-anak sesuai tuntunan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Tokoh masyarakat dusun Mentaraman yang akrab dipanggil Gus Muhidin ini menambahkan, bahwa nikmat terbesar yang Allah SWT telah anugerahkan kepada kita ummat Islam yaitu diutusnya Nabi sekaligus Rasul terakhir, karena Rasulullah SAW adalah dasar atau sebab penciptaan seluruh makhluk dimuka bumi ini.

"tibar atau pelajaran yang bisa dipetik dari perayaan Maulid Nabi SAW, adalah meneladani akhlak beliau yang luhur dan agung yaitu keikhlasan dan kesabaran Nabi SAW dalam berjuang mengubah masyarakat Arab jahiliyyah menjadi masyarakat yang beradab, beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, kata Abrar.

Peringatan Maulid Nabi SAW mendorong orang untuk membaca shalawat, dan shalawat itu diperintahkan oleh Allah Ta’ala, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya. ”(QS Al-Ahzab: 56), lanjutnya.

Peringatan Maulid Nabi SAW adalah ungkapan kegembiraan dan kesenangan dengan beliau. Bahkan orang kafir saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu, ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab,

 paman Nabi, menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang Cahaya Alam Semesta itu, Abu Lahab pun memerdekakannya. Sebagai tanda suka cita. Dan karena kegembiraannya, kelak di alam baqa’ siksa atas dirinya diringankan setiap hari Senin tiba, katanya.

Demikianlah rahmat Allah terhadap siapa pun yang bergembira atas kelahiran Nabi, termasuk juga terhadap orang kafir sekalipun. Maka jika kepada seorang yang kafir pun Allah merahmati karena kegembiraannya atas kelahiran sang Nabi, apalagi anugerah Allah bagi umatnya yang beriman dan bertakwa.

"Tanamkan keteladanan Rasul ini dalam keseharian kita, mulai hal terkecil, hingga paling besar, mulai kehidupan duniawi, hingga urusan akhirat. Tanamkan pula keteladanan terhadap Rasul ini pada putra-putri kita, melalui kisah-kisah sebelum tidur misalnya. Sehingga mereka tidak menjadi pemuja dan pengidola figur publik berakhlak rusak yang mereka tonton melalui acara televisi.



PEWARTA :Didik

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.