Proyek Rehabilitasi Dan Pemeliharaan Jembatan Yang Dikerjakan CV, Bumi Rahayu Diduga Asal Bekerja.



Pasuruan Jatim, pasuruanbersatu.com - Proyek pemerintah kabupaten Pasuruan pekerjaan peningkatan Jembatan dan rehab pemiliharaan jembatan ( KRIM DAM) di desa sebani kecamatan pandaan kabupaten pasuruan terkesan asal asalan karena kurangnya pantauan dari konsultan pengawas dan dinas terkait Selasa(22/10/19).

Pembangunan peningkatan jembatan dan Rehab pemiliharaan jembatan di wilayah Desa Sebani kecamatan Pandaan  kabupaten pasuruan,yang di kerjakan CV. Bumi Rahayu dan Konsultan Pengawas CV.Pion Engineering, NO, SPK. tidak tercantum dalam papan informasi yang ada di lokasi pekerjaan,

Anggaran yg menggunakan uang negara Sebesar RP,98,086,100. bersumber dari APBD kabupaten Pasuruan DAU Tahun 2019 ada dugaan tidak transparan dan terkesan asal asalan.

Padahal di era keterbukaan infomasi publik saat ini masyarakat berhak mencari informasi dan mendapatkan jawaban yang jelas terkait informasi yang dicari baik dinas maupun rekanan harus memberikan infomasi yang sejelasnya jika ada masyarakat yang bertanya".( Undang Undang Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2008)

Pada saat LSM turun kelapangan bersama awak media, Ulum selaku Pekerja ditanya dimana Sefti/ K3 memang tidak ada mas", Selama pekerjaan dimulai tidak menggunakan K3 sampai sekarang pekerjaan sudah berjalan,selain itu ditanya terkait buku buku tamu dan pengawas.
Jawab salah satu tukang yang enggan disebut namanya" langsung hubungi pk Nurholis selaku mandor dia yang bawah maz.

",Didalam pekerjaan pembangunan Rehabilitasi jembatan yang dikerjakan Oleh CV,Bumi rahayu  yang terletak di desa sebani diwaktu pekerjaan banyak kejanggalan, pemasangan pondasi atau diwaktu pekerjaan  lantai bahan cor tidak sesuai aturan,material cor yang mengunakan batu koral pasir dan semen yang tidak sesuai dengan aturan.

Batu koral dan semen yang digunakan lebih banyak pasirnya, karena kurang batu koral sama pekerja dicarikan batu kecil kecil yang ada dikali lokasi tempat pekerjaan berlangsung.

Demi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak CV.Bumi Rahayu diduga mengerjakan pekerjaan Rehabilitasi jembatan dengan material dan campuran Tidak sesuai dengan aturan yang ada, serta minimnya pengawasan dari konsultan pengawas yang jarang turun, CV.Pion Engineering kepanjangan tangan dari dinas yg diberi pekerjaan pengawasan tidak bekerja maksimal sehingga banyak kecurangan kecurangan yang dilakukan CV.Bumi Rahayu selaku pelaksana pembangunan.

Untuk dukungan alat alat dan lainnya yang disebut saat proses klarifikasi dan negosiasi serta yang tercantum  dalam perjanjian kontrak dan RAB itu sebagian tidak ada dalam pelaksanaan pekerjaan dilapangan pungkasnya. Sebelum Berita ini di terbitkan  awak media akan mencari informasi ke nur kholis yang tidak bisa dihubungi.

PEWARTA :Agung

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.