Polri Peduli, Wakapolresta Denpasar Kunjungi Anak Cacat Jimbaran



Denpasar Bali - Sebagai wujud kepedulian terhadap anak penyandang disabilitas, Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono, S.I.K. didampingi pejabat utama mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) D Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Sabtu (12/10/2019).

SLB D YPAC Jimbaran merupakan sekolah yang diperuntukan bagi anak-anak penyandang tuna raksa, dimana sebagian besar siswa-siswinya bersekolah menggunakan kursi roda, tongkat dan kaki palsu.

Dalam kegiatan peduli kasih ini, Polresta Denpasar bekerjasama dengan RS Mata Bali Mandara. Tidak hanya membagikan bingkisan dan makanan kepada anak-anak tuna raksa, kegiatan ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan mata gratis.

Dr. Joko Tri Hartanto, S.Ked. dari RS Mata Bali Mandara turun langsung membagikan obat tetes mata dan kaca mata gratis kepada warga Jimbaran.

Dalam sambutannya, Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono, S.I.K. mengaku senang bisa hadir dan berkumpul dengan anak-anak yang semangatnya luar biasa. Meskipun dalam keterbatasan mereka memiliki segudang prestasi.

“Jujur saya bangga sekali ketika mendengar anak-anak memiliki prestasi yang luar biasa. Saya harap terus ditingkatkan dan jangan pernah putus asa dan jangan pernah menyerah,” kata AKBP Benny Pramono, S.I.K.

Mantan Wakapolres Badung ini menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polresta Denpasar dengan sesama, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.

“Harapan kami semoga apa yang kami berikan menjadi berkah dan bermanfaat untuk yayasan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala sekolah SLB D YPAC, I Putu Nitiasa mengapresiasi kedatangan rombongan Polresta Denpasar. Ditengah kesibukannya menjaga keamanan Bali, masih bisa menyempatkan waktu untuk berbagi dan memberikan bantuan kepada anak-anak disabilitas.

Kemudian ia menjelaskan, bagaimana sejarah terbentuknya yayasan khusus untuk anak penyandang disabilitas yang ada di Bali. Menurutnya, kedatangan rombongan Polresta Denpasar akan memotivasi anak-anak untuk terus berusaha dan tidak menyerah.

“Dibalik kekurangan itu, mereka memiliki kelebihan yang belum tentu dimiliki oleh kita. Kami memberikan keterampilan kepada anak-anak dengan harapan, jika sudah keluar dari yayasan, mereka sudah punya ilmu sesuai dengan keahliannya,” imbuh Putu Nitiasa.   (red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.